Makin Cuan Di Tahun 2025 Dengan 7 Strategi Innovative Marketing
Tahun 2025 terlihat sangat menjanjikan bagi
para marketer yang menginginkan untuk lebih masif memanfaatkan
teknologi tanpa menghilangkan sentuhan humanis manusia melalui berbagai
strategi innovative marketing.
Dalam dua dekade terakhir, strategi digital
marketing yang seringkali menjadi andalan bagi pemasar telah banyak
mengalami transformasi.
Melansir dari Entrepreneur, beberapa elemen yang
hadir dalam strategi pemasaran di tahun 2025 ini meliputi personalisasi, artificial
intelligence, community, sekaligus berbagai ketidakpastian.
Oleh karena itu, pemasar perlu up-to-date dengan
berbagai innovative marketing yang berkembang di tahun ini.
Berikut tujuh strategi innovative marketing yang telah
Marketeers lansir dari Entrepreneur:
1.
Personalized marketing
Jika zaman dulu sebuah brand akan
melakukan iklan di TV yang ditonton oleh semua anggota keluarga yang sedang
berkumpul di ruang tengah. Sekarang jelas jauh berbeda.
Saat ini pemasar lebih berfokus pada strategi
pemasaran yang mampu menargetkan audiens secara spesifik, tidak lagi meluas.
Anda perlu mempelajari berbagai informasi mengenai pelanggan Anda untuk
mengetahui apa yang sebenarnya mereka butuhkan.
Strategi innovative marketing ini
tentu ditujukan agar iklan yang diciptakan dapat jauh lebih relevan dengan
target pasar Anda. Semakin relevan, pelanggan akan semakin bulat dalam
memutuskan untuk menggunakan produk Anda, tidak dengan produk lainnya.
2.
Konten interaktif + customer experience
Komunikasi yang terbangun dalam interactive
marketing menjadi semakin menarik di mata audiens. Pelanggan
seringkali membutuhkan validasi atas apa yang sebenarnya diinginkan.
Berbagai fitur seperti polling dan
kuis di media sosial menjadi sarana yang baik untuk membangun koneksi yang kuat
dengan audiens Anda.
Tujuan dari innovative marketing ini
adalah untuk mengubah hubungan pasif antara brand dan
pelanggan menjadi aktif, sehingga dapat berubah menjadi memorable
communication yang semua ini berujung pada customer
experience.
Bahkan, brand saat ini seharusnya tidak lagi hanya berpikir bahwa foto dan video saja yang bisa membuat produk Anda stand out, tetapi mulailah beralih ke augmented reality (AR) dan virtual reality (VR) agar bisa memberikan pengalaman lebih bagi pelanggan.
3.
Aktivasi via media sosial
Kini, media sosial telah menjadi elemen kunci
dalam strategi innovative marketing untuk skala bisnis apapun,
baik kecil, menengah, hingga besar.
Penggunaan media sosial menawarkan akses kepada
audiens yang lebih tepat sasaran, biaya yang lebih terjangkau, dan mampu
menciptakan komunitas yang organik.
Bahkan, innovative marketing yang
bisa dilakukan menjadi semakin beragam dan unik, mulai dari fitur live
video, polling, hingga social commerce.
Baca Juga : Tata Krama & Adab Jual Beli Sesuai Kaidah Muamalah Dalam Islam
4.
Implementasikan AI
Salah satu kunci dari perkembangan strategi
pemasaran di era digital adalah didorong oleh perkembangan teknologi,
terutama artificial intelligence (AI).
Dengan AI, Anda mampu melakukan berbagai riset
pasar, content creation, hingga meningkatkan customer
experience yang mendalam.
Sebagai contoh adalah penerapan chatbot menggunakan
AI yang saat ini telah banyak diadopsi oleh brand agar
pelanggan dapat mengakses Anda 24/7 kapan saja dimana saja.
5.
Komunitisasi dan user-generated content (UGC)
Komunitas masih menjadi strategi pemasaran yang
efektif untuk membangun hubungan erat dengan pelanggan. Melalui komunitas, para
pelanggan dapat memiliki kesempatan untuk bisa melakukan percakapan
dengan brand secara lebih personal.
Bahkan, media sosial mendorong berbagai
konten trending yang mendorong penciptaan user-generated
content (UGC) yang sukarela dan memang dilakukan secara organik oleh
pelanggan setia Anda.
6.
Sustainability + purpose-driven marketing
Pergeseran perilaku konsumen semakin kuat
dirasakan dampaknya oleh para marketer. Bahkan konsumen tidak
lagi melihat produk hanya untuk kepuasan sementara saat suatu produk atau
layanan digunakan.
Pandangan pelanggan atas suatu produk jauh lebih
besar. Mereka akan memilih produk yang memiliki tujuan dan komitmen yang sama
dengan dirinya, terutama dalam hal lingkungan dan sosial.
Elemen dari purpose-driven
marketing adalah untuk memberikan solusi yang berkelanjutan dan mampu
berdampak kembali kepada masyarakat sekitar.
Brand yang menjalankan innovative marketing ini
seringkali mampu mengambil perhatian pelanggan dan menjadi loyal hingga jangka
panjang.
7.
Cross-channel integration
Sama halnya dengan konsep omnichannel
marketing yang dikupas dalam buku Marketing 4.0: Moving from
Traditional to Digital karya Philip Kotler, Hermawan Kartajaya, dan Iwan
Setiawan, cross-channel integration berusaha untuk membangun
strategi pemasaran yang kohesif dan terintegrasi.
Meskipun brand Anda menggunakan
berbagai kanal pemasaran yang berbeda-beda untuk menjangkau audiensnya, namun
pesan pemasaran yang ingin disampaikan haruslah sama di seluruh touchpoints yang
ada.
Innovative marketing ini penting dilakukan agar siapapun yang melihat
pesan pemasaran Anda di berbagai saluran yang ada, mereka tidak menemukan
inkonsistensi pesan yang bisa saja membuat pelanggan bingung hingga
meninggalkannya.
Itulah tujuh strategi innovative
marketing yang layak untuk Anda terapkan di brand Anda.
Manfaatkan setiap peluang yang ada dan selalu catch-up dengan
perubahan zaman menjadi momen terbaik untuk Anda agar dapat terus bertahan dari
berbagai gelombang perubahan.
Baca Juga : 20 Ide Bisnis Kuliner yang Simpel & Mudah Hanya dengan Modal Kecil
.jpg)
.jpg)
Komentar
Posting Komentar